Pages

Jumat, 31 Oktober 2014

Karangan Deskriptif
·         Pengertian
                Karangan deskripsi adalah tulisan yang berusaha memberikan perincian atau melukiskan dan mengemukakan objek yang sedang dibicarakan (seperti orang, tempat, suasana atau hal lain). Atau karangan jenis ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut. Karangan deskrispi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca, atau merasakan hal yang dideskripsikan.
·         Contoh
Kilometer Nol, Sebuah Lambang

                Sebuah tugu di ujung Utara pulau Weah Aceh, berdiri tegak setinggi delapan meter. Landasannya, beton berteratak mirip tangga bersusun lima. Dengan panjang dan lebar sekitar enam meter. Tentu itu terletak di sebuah semak belukar di bilangan Jaboi, kotamadya Sabang. Itulah kilometer nol Indonesia. Berada di tugu itu, terasa sesuatu merayap di kalbu, perasaan keindonesiaan. Lagu patriotik Dari Sabang sampai Marauke seakan-akan tergiang-ngiang di telinga. Kita sedang menginjak setapak tanah di ujung paling Barat Nusantara.
                Lambang Garuda begitu megah bertenger di puncak tugu. Di bawah kaki Sang Garuda, ada relief yang melukiskan untaian zamrud kepulauan di Indonesia. Memang, sempat timbul tanda tanya, apakah kilometer nol ini benar menjadi ukuran pasti dimulainya bentangan jalan raya dari ujung Barat Indonesia ke Timur. Akan tetapi, berada dititik itu, slogan Sabang-Marauke tiba-tiba menjadi sangat bermakna.
                Dari titik nol kilometer ini, jalan hanya selebar 3 meter. Itupun hanya permukaan sekitar 2 meter yang kelihatan, selebihnya tertutup semak belukar. Sulit dibayangkan, jika ada kendaraan 2 arah berada di jalur itu. Jarakkilometer nol ke kota Sabang 22,5 Km. Lalu, dari Sabang terbentang lagi jarak 28 mil laut atau hampir 52 Km dan tiga jam perjalanan feri ke ujung utara Sumatra.
                Jalan menuju kilometer nol hampir tak berbicara sebagai sebuah jalan raya. Kilometer nol pun seakan-akan tak berbicara sebagai tanda kilometer di tempat lain. Bahkan pualam bertuliskan”KM0” telah dicopot tangan-tangan jahil. Sedangkan tugu-tugu yang kesepian itu tak pernah dihiraukan sebagai tanda kilometer jalan raya. Akan tetapi, dalam keheningan belukar di Jaboi, di bawah bola-bola awan yang keperakan, di sela-sela deburan ombak, tugu itu tetap tegar sebagai sebuah lambang yang berbicara tentang kesatuan Indonesia.

Karangan Naratif
·         Pengertian
                Karangan Narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan suatu rangkaian kejadian yang disusun secara urut sesuai dengan urutan waktu. Jadi Narasi merupakan sebuah karangan yang dibuat berdasarkan urutan waktu kejadian.

·         Contoh
Putri Natasha dan Putri Andine
                Suatu hari disebuah kerajaan besar lahirlah seorang putri cantik yang bernama Putri Natasha. Wajahnya sangat cantik dan lucu. Putri Natasha lahir dari pasangan Raja Anthum dan Ratu Aurora. Semua orang sangat bahagia saat kelahiran Putri yang telah ditunggu-tunggu itu. Tepat dihari kelahiran Putri Natasha, didepan pintu gerbang istana terdapat seorang bayi kecil yang tergeletak tak berdaya. Akhirnya karena pihak istana tak tega untuk menyingkirkannya, bayi tersebut kemudian diasuh oleh pihak istana dan diberi nama Putri Andine
                Dua tahun telah berlalu, Putri Natasha dan Putri Andine telah berubah menjadi putri-putri yang lucu, mereka telah menjadi seperti saudara kandung sendidri. Raja dan ratu pun senang melihatkeakraban mereka, meskipun mereka belum memberitahukan bahwa Putri Andine bukanlah anak kandung mereka.
                Saat menginjak usia 12 tahun, Putri Natasha terlihat lebih cantik daripada Putri Andine. Dan juga Putri Natasha lebih mirip Ratu Aurora. Putri Andine yang ketika itu menyadari bahwa Putri Natasha lebih cantik darinya dan lebih mirip kepada sang Ratu, mempunyai niat tak baik kepada Putri Natasha.
                Suatu hari Putri Andine yang telah beniat jahat kepada Putri Natasha mencoba membuat wajah Putri Natasha menjadi buruk rupa dengan menyiramkan air panaas kepada Putri Natasha. Namun sebelum sempat ia mencoba melakukannyaa, niat jahatnyaa telah diketahui oleh Ratu Aurora.
                Akhirnya sang Ratu menceritakan mengapa ia tak mirip dengan Ratu Aurora. Putri Andine akhirnyamenyadari dan kembali menjadi baik kepada Putri Natasha. Dan sekarang mereka menjadi putri-putri yang paling dikagumi dinegeri tersebut.

Karangan Persuasif
·         Pengertian
                Paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan yang bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Agar tujuannya dapat tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta.
·         Contoh
Sistem Pendidikan Indonesia
                Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan sekarang ini masih belum memenuhi harapan. Hal ini dapat terlihat dari keterampilan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat terendah di Asia Timur setelah Philipina, Thailand, Singapura, dan Hongkong.
                Selain itu, berdasarkan penelitian, rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dari tahun ke tahun semakin menurun. Anak-anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi bacaan. Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan, pelaksana pendidikan, dan keadaan yang sedang melanda bangsa, tapi semata-mata agar kita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis.
                Oleh karena itu, semua pihak perlu menyelamatkan generasi mendatang. Tidak hanya dari pemerintah sebagai penyedia sumber pendidikan, namun yang lebih penting adalah kesadaran dari berbagai pihak. Termasuk anak itu sendiri. Hal tersebut dapat memperbaiki sistem pendidikan nasional.

Karangan Argumentatif
·         Pengertian
                Karangan argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat.
·         Contoh
Kesuburan Tanah
                Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.
                Kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanamanbagi para petani. Tak hanya baik bagi kesuburan tanah tapi juga akan memperbaiki kualitas dari tanaman sehingga akan mampu menghasilkan niali rupiah yang baik bagi petani.

Karangan Eksposisi
·         Pengertian
                Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

·         Contoh
Rasa Takut
                Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut ? Bagaimana cara mengatasinya ? Rasa Takut adalah rasa dimana seseorang merasa bahwa dirinya sedang mengalami situasi atau suasana yang menghilangkan rasa percaya diri mereka akan sesuatu. Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut.
                Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Dengan memperiapkan diri saat menghadapi situasi atau suasana tertentu Anda akan merasa siap bahkan merasa bahwa Anda telah melewati situasi dan suasana tersebut.
                Kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Anda harus mempelajari baik-baik situasi apa yang sedang Anda hadapi baik ditempat sepi maupun dikeramaian. Karena Anda akan merasa siap dengan segala suasana dan situasi yang telah Anda pelajari.
                Ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri.kepercaya dirian merupakan kunci utama anda dalam mengatasi rasa takut. Dengan percaya diri Anda merasa bahwa Anda mampu melewati situasi dan suasana yang akan Anda lalui tanpa terhalang oleh rasa takut.
                Keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda. Keyakinan Anda dalam mengadapi rasa takut harus dipertebal agar Anda mapu dan yakin bahwa rasa takut iu akan hilangdengan kepercayaan diri yang kuat dan keyakinan yang tinggi
                Kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh-sungguh. Anda juga haarus memiliki keahlian dan kecakaapan dalam suatu bidang, agar rasa percaya diri anda kuat dan menghilangkan rasa takut yang melanda Anda

 Perbedaan Karangan
DESKRIPTIF

NARATIF

PERSUASIF

ARGUMENTATIF

Memberikan gambaran tentang suatu benda, tempat atau suasanaBerupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.Persuasi berusaha meyakinkan, mendorong, memengaruhi, dan membujuk seseorang atau pembacaArgumentasi adalah pendapat  yang didasari fakta.

Penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra.Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.Menggunakan fakta dan bukti untuk meyakinkan dan memengaruhi pembaca.

Bertujuan meyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis
Mempunyai tujuan agar seolah – olah pembaca bisa ikut mendengar, melihat atau merasakan apa yang dideskripsikan oleh penulis.Dirangkai dalam urutan waktu.Berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan yang dikehendaki penulis.Menggunakan logika dan penalaran sebagai landasan berpikir



Karangan Deskriptif, Naratif, Persuasif, Argumentatif

Karangan Deskriptif
·         Pengertian
                Karangan deskripsi adalah tulisan yang berusaha memberikan perincian atau melukiskan dan mengemukakan objek yang sedang dibicarakan (seperti orang, tempat, suasana atau hal lain). Atau karangan jenis ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut. Karangan deskrispi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca, atau merasakan hal yang dideskripsikan.
·         Contoh
Kilometer Nol, Sebuah Lambang

                Sebuah tugu di ujung Utara pulau Weah Aceh, berdiri tegak setinggi delapan meter. Landasannya, beton berteratak mirip tangga bersusun lima. Dengan panjang dan lebar sekitar enam meter. Tentu itu terletak di sebuah semak belukar di bilangan Jaboi, kotamadya Sabang. Itulah kilometer nol Indonesia. Berada di tugu itu, terasa sesuatu merayap di kalbu, perasaan keindonesiaan. Lagu patriotik Dari Sabang sampai Marauke seakan-akan tergiang-ngiang di telinga. Kita sedang menginjak setapak tanah di ujung paling Barat Nusantara.
                Lambang Garuda begitu megah bertenger di puncak tugu. Di bawah kaki Sang Garuda, ada relief yang melukiskan untaian zamrud kepulauan di Indonesia. Memang, sempat timbul tanda tanya, apakah kilometer nol ini benar menjadi ukuran pasti dimulainya bentangan jalan raya dari ujung Barat Indonesia ke Timur. Akan tetapi, berada dititik itu, slogan Sabang-Marauke tiba-tiba menjadi sangat bermakna.
                Dari titik nol kilometer ini, jalan hanya selebar 3 meter. Itupun hanya permukaan sekitar 2 meter yang kelihatan, selebihnya tertutup semak belukar. Sulit dibayangkan, jika ada kendaraan 2 arah berada di jalur itu. Jarakkilometer nol ke kota Sabang 22,5 Km. Lalu, dari Sabang terbentang lagi jarak 28 mil laut atau hampir 52 Km dan tiga jam perjalanan feri ke ujung utara Sumatra.
                Jalan menuju kilometer nol hampir tak berbicara sebagai sebuah jalan raya. Kilometer nol pun seakan-akan tak berbicara sebagai tanda kilometer di tempat lain. Bahkan pualam bertuliskan”KM0” telah dicopot tangan-tangan jahil. Sedangkan tugu-tugu yang kesepian itu tak pernah dihiraukan sebagai tanda kilometer jalan raya. Akan tetapi, dalam keheningan belukar di Jaboi, di bawah bola-bola awan yang keperakan, di sela-sela deburan ombak, tugu itu tetap tegar sebagai sebuah lambang yang berbicara tentang kesatuan Indonesia.

Karangan Naratif
·         Pengertian
                Karangan Narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan suatu rangkaian kejadian yang disusun secara urut sesuai dengan urutan waktu. Jadi Narasi merupakan sebuah karangan yang dibuat berdasarkan urutan waktu kejadian.

·         Contoh
Putri Natasha dan Putri Andine
                Suatu hari disebuah kerajaan besar lahirlah seorang putri cantik yang bernama Putri Natasha. Wajahnya sangat cantik dan lucu. Putri Natasha lahir dari pasangan Raja Anthum dan Ratu Aurora. Semua orang sangat bahagia saat kelahiran Putri yang telah ditunggu-tunggu itu. Tepat dihari kelahiran Putri Natasha, didepan pintu gerbang istana terdapat seorang bayi kecil yang tergeletak tak berdaya. Akhirnya karena pihak istana tak tega untuk menyingkirkannya, bayi tersebut kemudian diasuh oleh pihak istana dan diberi nama Putri Andine
                Dua tahun telah berlalu, Putri Natasha dan Putri Andine telah berubah menjadi putri-putri yang lucu, mereka telah menjadi seperti saudara kandung sendidri. Raja dan ratu pun senang melihatkeakraban mereka, meskipun mereka belum memberitahukan bahwa Putri Andine bukanlah anak kandung mereka.
                Saat menginjak usia 12 tahun, Putri Natasha terlihat lebih cantik daripada Putri Andine. Dan juga Putri Natasha lebih mirip Ratu Aurora. Putri Andine yang ketika itu menyadari bahwa Putri Natasha lebih cantik darinya dan lebih mirip kepada sang Ratu, mempunyai niat tak baik kepada Putri Natasha.
                Suatu hari Putri Andine yang telah beniat jahat kepada Putri Natasha mencoba membuat wajah Putri Natasha menjadi buruk rupa dengan menyiramkan air panaas kepada Putri Natasha. Namun sebelum sempat ia mencoba melakukannyaa, niat jahatnyaa telah diketahui oleh Ratu Aurora.
                Akhirnya sang Ratu menceritakan mengapa ia tak mirip dengan Ratu Aurora. Putri Andine akhirnyamenyadari dan kembali menjadi baik kepada Putri Natasha. Dan sekarang mereka menjadi putri-putri yang paling dikagumi dinegeri tersebut.

Karangan Persuasif
·         Pengertian
                Paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan yang bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Agar tujuannya dapat tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta.
·         Contoh
Sistem Pendidikan Indonesia
                Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan sekarang ini masih belum memenuhi harapan. Hal ini dapat terlihat dari keterampilan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat terendah di Asia Timur setelah Philipina, Thailand, Singapura, dan Hongkong.
                Selain itu, berdasarkan penelitian, rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dari tahun ke tahun semakin menurun. Anak-anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi bacaan. Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan, pelaksana pendidikan, dan keadaan yang sedang melanda bangsa, tapi semata-mata agar kita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis.
                Oleh karena itu, semua pihak perlu menyelamatkan generasi mendatang. Tidak hanya dari pemerintah sebagai penyedia sumber pendidikan, namun yang lebih penting adalah kesadaran dari berbagai pihak. Termasuk anak itu sendiri. Hal tersebut dapat memperbaiki sistem pendidikan nasional.

Karangan Argumentatif
·         Pengertian
                Karangan argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat.
·         Contoh
Kesuburan Tanah
                Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.
                Kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanamanbagi para petani. Tak hanya baik bagi kesuburan tanah tapi juga akan memperbaiki kualitas dari tanaman sehingga akan mampu menghasilkan niali rupiah yang baik bagi petani.

Karangan Eksposisi
·         Pengertian
                Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

·         Contoh
Rasa Takut
                Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut ? Bagaimana cara mengatasinya ? Rasa Takut adalah rasa dimana seseorang merasa bahwa dirinya sedang mengalami situasi atau suasana yang menghilangkan rasa percaya diri mereka akan sesuatu. Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut.
                Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Dengan memperiapkan diri saat menghadapi situasi atau suasana tertentu Anda akan merasa siap bahkan merasa bahwa Anda telah melewati situasi dan suasana tersebut.
                Kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Anda harus mempelajari baik-baik situasi apa yang sedang Anda hadapi baik ditempat sepi maupun dikeramaian. Karena Anda akan merasa siap dengan segala suasana dan situasi yang telah Anda pelajari.
                Ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri.kepercaya dirian merupakan kunci utama anda dalam mengatasi rasa takut. Dengan percaya diri Anda merasa bahwa Anda mampu melewati situasi dan suasana yang akan Anda lalui tanpa terhalang oleh rasa takut.
                Keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda. Keyakinan Anda dalam mengadapi rasa takut harus dipertebal agar Anda mapu dan yakin bahwa rasa takut iu akan hilangdengan kepercayaan diri yang kuat dan keyakinan yang tinggi
                Kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh-sungguh. Anda juga haarus memiliki keahlian dan kecakaapan dalam suatu bidang, agar rasa percaya diri anda kuat dan menghilangkan rasa takut yang melanda Anda

 Perbedaan Karangan
DESKRIPTIF

NARATIF

PERSUASIF

ARGUMENTATIF

Memberikan gambaran tentang suatu benda, tempat atau suasanaBerupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.Persuasi berusaha meyakinkan, mendorong, memengaruhi, dan membujuk seseorang atau pembacaArgumentasi adalah pendapat  yang didasari fakta.

Penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra.Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.Menggunakan fakta dan bukti untuk meyakinkan dan memengaruhi pembaca.

Bertujuan meyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis
Mempunyai tujuan agar seolah – olah pembaca bisa ikut mendengar, melihat atau merasakan apa yang dideskripsikan oleh penulis.Dirangkai dalam urutan waktu.Berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan yang dikehendaki penulis.Menggunakan logika dan penalaran sebagai landasan berpikir



Usaha Frame Glass

LATAR BELAKANG

Berkembangnya dunia Fashion belakangan ini memberikan banyak inovasi inovasi baru yang akan menimbulkan berbagai perkembangan dalam keaneka ragaman produk, oleh karena itu saya mendirikan sebuah inovasi baru dimana dalam melengkapi dalam hal berpenampilan sangan dibutuhkan terutama untuk pada pengguna kaca mata, dengan banyaknya jenis dan model dari beberapa Frame Glass yang ada, saya memberikan inovasi baru yaitu dengan Frame yang terbuat dari bahan Alam yaitu Kayu,
Kurangnya rasa cinta kepada alam dewasa ini, membuat saya memberikan inovasi memanfaatkan banyak hasil alam yang tentu saja untuk menciptakannya memerlukan bagian kecil sehingga dapat mengghasilkan banyak Frame dari suatu Lembar Kayu, dan juga menjawab dari kebosanan pengguna kaca mata menggunakan Frame yang berbahan Plastik dan juga Alumunium dan lainnya.
Dan juga banyak variasi dari bahan yang digunakan, seperti beberapa jenis kayu yang ada didalam negeri maupun dari luar negeri.

TUJUAN USAHA
Adapun tujuan dan sasaran  usaha peternakan ayam pedaging ini adalah :
1.       Memberikan inovasi bisnis yang baru sehingga dapat memberikan peluangan yang tinggi
2.       Menciptakan lapangan pekerjaan
3.       memberikan Pembelajaran pada Karyawan sehingga menambah keterampilan
4.       Mendapatkan Keuntungan dalam lakukan usaha ini.
5.       membangan upaya remaja kreatif


HAL YANG DIBUTUHKAN
A.      Lokasi
Dalam melakukan suatu usaha dibutuhkan lokasi yang jelas sehingga dapat membantu para pelanggan mengenali suatu produk dari apa yang dijual, oleh karena itu penulis menempatkan lokasi usaha di keramaian publik sehingga dapat dikenali oleh orang banyak dengan mudah, seperti di Mall Ambassador didaerah kuningan,
B.      Karyawan
dalam menjalankan sebuah usaha dibutuhkan keahlihan keahlian khusus seperti, pengrajin, pemasaran, pengembangan dan lain lain.
C.      Inovasi dan ide kreatif
inovasi inovasi baru dalam menampilkan beberapa design yang akan menarik pada pelangan membeli produk yang dirasa berbeda dari produk lainnya,
D.      Pengembangan Usaha
beberapa pengembangan dalam memperluas usaha dan memperluas kemudahan bertransaksi, kami membuat Web Store yang akan memudahkan kita membeli dan melihat produk produk yang kami hasilkan.

MODAL
Dalam membentuk usaha ini diperlukan modal yang lumayan besar sebesar 7,5 jt rupiah untuk membuka usaha ini, itu pun diluar penyewaan lokasi toko dikarenakan awalnya hanya melakukan penjualan yang berbasis Online dan kini sudah memiliki toko sendiri. dan juga untuk memberi bahan kayu, menggaji para karyawan dan juga untuk biaya yang tak terduga.

KEBUTUHAN KARYAWAN
Karyawan memerlukan beberapa hal antara lain:
§  Peralatan Kayu,
§  Bahan Kayu
§  Biaya keuangan untuk makan
§  Biaya perjalanan










Sumber Gambar : 
https://www.google.com/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=frame%20kacamata%20kayu




Sabtu, 11 Oktober 2014

Algoritma Pembuatan Garis "DDA (Digital Defferential Analyzer)"


     Garis merupakan kumpulan dari titik-titik yang berhubungan, untuk membentuk garis lurus adalah dengan mengetahui titik awal dan titik akhir dari suatu rancangan garis tersebut. Dengan mengetahui titik awal dan titik akhir maka kita dapat membentuk garis. Untuk menggambarkan proses pembuatan garis dari titik awal ke titik akhir ada berbagai algoritmanya. Algoritam yang umum adalah DDA dan Bresenham.
            Dan Saat ini saya akan menjelaskan pembentukan algoritma dengan metode DDA (Digital Defferintial Analyzer) dari suatu titik hingga menjadi sebuah garis.

1.      Berikur ini adalah algoritma DDA : 
2.      Tentukan 2 buah titik. 
3.      Tentukan yang menjadi titik awal (X0,Y0) dan titik akhir (X1,Y1).
4.      Hitung Dx dan DyDx = X1 - X0 dan Dy = Y1 – Y0.
5.      Bandingkan Abs(Dx) dan Abs(Dy), Jika Abs(Dx) > Abs(Dy) makaSteps = Abs(Dx) bila tidak Steps = Abs(Dy).
6.      Hitung penambahan koordinat pixel, yaitu: X_increment = dx/steps, danY_increment = dy/steps.
7.      Koordint selanjutnya, yaitu X + X_increment Y + Y_increment.
8.      Posisi pixel ditentukan dengan pembulatan nilai koordinat tersebut.
9.      Ulangi langkah 6 dan 7 untuk posisi selanjutnya sampai X = X1, Y = Y1.

     A.  Contoh Algorima Pembuatan garis dengan DDA
    Kita tentukan Titik awal (2,5) & Titik akhir (7,12)

k
x
y
x_inc
y_inc
-
-
-
2
5
1
2.714
6
3
6
2
3.428
7
3
7
3
4.142
8
4
8
4
4.856
9
5
9
5
5.57
10
6
10
6
6.284
11
6
11
7
6.998
12
7
12
  •     Hitung Dx dan Dy
  •     Dx = x2-x1 dan Dy = y2-y1
  •     Dx = 7-2 = 5 
  •        Dy = 12-5 = 7
  •     |Dx| > |Dy| r = Dx  | r = Dy
  •        Dx = 5 dan Dy = 7 
  •        r = 7
  •     Hitung Pixel |Dx| dan |Dy|
  •        Xr = Dx/ r = 5/7 = 0.714
  •        Yr = Dy/ r = 7/7 = 1
  •      x = x + Xr |y = y + Yr
  •           Hingga x1 = x2 dan y1 = y2


                       


Kamis, 24 April 2014

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Teori Organisasi Umum 2

Dosen,
Lista Kuspriatni

Disusun Oleh:
Bagas Priambodo
Gilang Ilsan Tama Lubis
Jossy Ade Candra
Julius Agung
Mohammad Candra
Roby Yuliardi



SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA


A. Pendahuluan

Manajemen sering mempunyai masalah tidak efektifnya komunikasi. Padahal komunikasi yang efektif adalah penting bagi para manajer, paling tidak untuk dua alasan. Alasan-alasannya yaitu sebagai berikut :

1.    Komunikasi adalah proses melalui mana fungsi-fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dapat dicapai.

2.    Komunikasi adalah kegiatan untuk mana para manajer mencurahkan sebagian besar proporsi waktu mereka.

Proses komunikasi memungkinkan manajer untuk melaksanakan tugas-tugas mereka. Informasi harus di komunikasikan kepara para manajer agar mereka mempunyai dasar perencanaan, rencana-rencana harus dikomunikasikan kepada pihak lain agar dilaksanakan. Pengorganisasian memerlukan komunikasi dengan bawahan tentang penugasan jabatan mereka. Pengaraha mengharuskan untuk berkomunikasi dengan bawahannya agar tujuan kelompok dapat dicapai. Komunikasi tertulis dan lisan adalah bagian esensi pengawasan. Jadi, manjaer dapat melaksanakan fungsi-fungsi manajemen mereka hanya melalui interaksi dan komunikasi dengan pihak lain.









B. Pembahasan

1. Pengertian dan Arti Penting Komunikasi
Komunikasi bukan merupakan bagian penting dari pebendaharaan kata manajemen sampai akhir tahun 1940an dan permulaan 1950-an. Tetapi, sejalan dengan organisasi menjadi semakin “sadar manusia’ dalam pendekatan hubungan para ahli perilaku mulai menerapkan penelitian-penelitian mereka pada organisasi, komunikasi bagaimanapun juga tetap merupakan peralatan ( tool) manajemen yang dirancang untuk tujuan dan tidak dinilai dasar hasil akhir dalam komunikasi itu sendiri.
Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi seseorang ke orang lain. Perpindahan pengertian tersebut melibatkan lebih dari sekedar kata-kata yang di gunakan dalam percakapan, tetapi juga ekspresi wajah, intotani, titik putus vocal dan sebagainya. Dan perpindahan yang efektif memerlukan tidak hanya transmisi data, tetapi bahwa seseorang mengirimkan berita dan menerimanya sangat tergantung pada keterampilan-keterampilan tertentu ( membaca, menulis, mendengar, berbicara dan lain lain) untuk membuat sukses pertukaran informasi.
Komunikasi, sebagai suatu proses dengan mana orang orang bermaksud memberikan pengertian-pengertian melalui pengiringan berita secara simbolis, dapat menghubungkan para anggota berbagai satuan organisasi yang berbeda dan bidang yang berbeda pula, sehingga sering disebut rantai pertukaran informasi. Konsep ini mempunyai unsur-unsur :
·         suatu kegiatan untuk membuat seseorang mengerti
·         suatu sarana pengaliran informasi
·         suatu system bagi terjalinnya komunikasi di antara individu-individu
Pandangan tradisional tentang komunikasi telah banyak diubah oleh perkembangan teknologi, yaitu bahwa komunikasi tidak hanya terjadi antara dua atau lebih individu, tetapi mencakup juga komunikasi antara orang orange dan mesin-mesin, dan bahkan antara mesin dengan mesin lainnya.

2 . Jenis dan Proses Komunikasi
Sistem komunikasi organisasi mencerminkan berbagai macam individu dengan latar belakang, pendidikan, kepercayaan, kebudayaan, keadaan jiwa, dan bahkan kebutuhan yang berbeda beda. Tetapi bila individu individu dalam organisasi berkomunikasi, apa yang di perbuat? Dan berikut inilah akan dibahas model komunikasi agar dapat dipahami mengapa komunikasi sering gagal dan kegiatan kegiatan yang perlu diambil manajer untuk meningkatkan efektifitas komunikasi.
·         Model Komunikasi Antar Pribadi
Model proses komunikasi yang paling sederhana adalah sebagai berikut
Pengirim---à Berita---à Penerima
Model ini menunjukkan 3 unsur esensi komunikasi. Bila salah satu unsur hilang, maka komunikasi tidak dapat berlangsung. Sebagai contoh nya , seseorang dapat mengirimkan berita, tetapi apabila tidak ada yang menerima atau mendengarkannnya , maka komunikasi tidak akan terjadi.
Sumber (source). Sumber atau pengirim berita memainkan langkah pertama dalam proses komunikasi. Sumber mengendalikan berita yang dikirim, susunan yang digunakan, dan sering saluran melalui mana berita dikirimkan.
Pengubahan berita ke dalam kode/sandi (encoding). Langkah kedua ini – encoding the message – mengubah berita ke dalam bentuk symbol symbol verbal atau nonverbal yang mampu memindahkan pengertian, seperti kata kata pencakapan atau tulisan, angka,gerakan, ataupun kegiatan.
Dari beberapa symbol yang tersedia, pengirim berita menyeleksi salah satu yang akan dapat memenuhi kebutuhan khusus. Pengirim berita seharusnya tidak hanya memikirkan apa yang akan dikatakan aka tetapi juga bagaimana hal itu akan disajikan agar pengaruh yang di inginkan dari penerima terpenuhi.
Pengiriman berita (transmitting the message). Langkah ketiga mencerminkan pilihan komunikator terhadap media atau “saluran distribusi”. Komunikasi lisan mungkin disampaikan melalui berbagai saluran, seperti telephone, mesin pendikte, orang atau videotape.
Manfaat komunikasi lisan, orang per orang, adalah untuk berinteraksi antara sumber dan penerima, memungkinkan komunikasi nonverbal (gerakan tubuh, intonasi suara, dan lain lain), di sampaikannya berita secara cepat, dan memungkinkan umpan balik diperoleh segera.
Sedangkan komunikasi tertulis dapat disampaikan melalui saluran saluran seperti memo,surat,laporan,catatan,bulletin dewan direktur, manual perusahaan, dan surat kabar. Komunikasi tulisan mempunyai manfaat dalam hal penyediaan laporan adatu dokumen untuk kepentingan di waktu mendatang.
Penerimaan Berita. Langkah keempat adalah penerimaan berita oleh pihak pertama. Pada dasarnya, orang orang menerima berita melalui ke lima panca indera mereka- penglihatan,pendengaran,pengecap,perabaan dan penciuman.
Pengartian atau penterjemahan kembali berita (decoding). Langkah kelima proses komunikasi adalah decoding. Hal ini menyangkut pengartian symbol symbol oleh penerima. Proses ini dipengaruhi oleh latar belakang kebudayaan, pendidikan, lingkungan, praduga, dan gangguan di sekitarnya.
Umpan balik(feedback). Setelah berita diterima dan diterjemahkan, penerima mungkin menyampaikan berita balasan yang ditujukan kepada pengirim mula mula atau orang lain. Jadi, komunikasi adalah proses berkesinambungan dan tak pernah berakhir.
3 . Komunikasi Efektif
Saluran komunikasi formal biasanya mempengaruhi efektifitas komunikasi dalam dua cara. Pertama, liputan saluran formal semakin melebar sesuai perkembangan dan pertumbuhan organisasi. Sebagai contoh, komunikasi efektif biasanya semakin sulit dicapai dalam organisasi yang besar dengan cabang cabang yang menyebar. Kedua, saluran komunikasi formal dapat menghambat aliran informasi tingkat tingkat organisasi. Sebagai contoh, karyawan lini akan selalu mengkomunikasikan masalah masalah pada mandor mereka dan bukan pada manajer pabrik. Keterbatasan ini mempunyai kebaikan (seperti menghindarkan manajer atas dari kebanjiran informasi), tetapi juga mempunyai kelemahan (seperti menghindarkan manajer atas dari informasi yang seharusnya mereka peroleh).
Struktur wewenang organisasi mempunyai pengaruh yang sama terhadap efektifitas organisasi mempunyai pengaruh yang sama terhadap efektifitas organisasi. Perbedaan kekuasaan dan kedudukan (status) dalam organisasi akan menentukan pihak pihak yang berkomunikasi dengan seseorang serta isi dan ketepatan komunikasi. Sebagai contoh, percakapan anatara direktur perusahaan dengan karyawan akan dibatasi formalitas kesopanan, sehingga tidak ada pihak yang berkehendak untuk mengatakan sesuatu yang penting.
Komunikasi juga seringkali tidak efektif dengan adanya kekuatan kekuatan dari luar yang menghambatnya. Berikut ini adalah hambatan hambatan terhadap komunikasi yang efektif tersebut.
1.    Hambatan organisasional
Hambatan organisasional terbagi menjadi 3 yaitu: tingkatan hirarki, wewenang manajerial, dan spesialisasi.

Tingkatan hirarki. Bila suatu organisasi tumbuh, strukturnya berkembang, akan menimbulkan berbagai masalah komunikasi. Karena berita harus melalui tingkatan (jenjang) tambahan, memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai tempat tujuan dan cenderung menjadi berkurang ketepatannya.

Wewenang Manajerial. Tanpa wewenang untuk membuat keputusan tidak mungkin manajer dapat mencapai tujuan dengan efektif. Tetapi di lain pihak, pada kenyataannya bahwa seseorang yang mengendalikan orang lain juga menimbulkan hambatan hambatan terhadap komunikasi.

Spesialisasi. Meskipun spesialisasi adalah prinsip dasar organisasi, tetapi juga menciptakan masalah masalah komunikasi, dimana hal ini cenderung memisahkan orang orang bahkan bila mereka bekerja saling berdekatan.

2.    Hambatan hambatan antar pribadi
Manajer masih akan menghadapi kemungkinan bahwa berita berita yanf mereka kirim akan berubah atau menyimpang, bahkan bila hambatan hambatan komunikasi organisasional tidak ada. Manajer perlu memperhatikan hambatan hambatan antar pribadi seperti:

Persepsi selektif. Persepsi adalah suatu proses yang menyeluruh dengan mana seseorang menseleksi, mengorganisasikan, dan mengartikan segala sesuatu di lingkungannya. Segera setelah seseorang menerima sesuatu, akan mengorganisasikan menjadi berbagai tipe informasi yang berarti.

Status komunikator. Hambatan utama komunikasi lainnya adalah kecenderungan untuk menilai, mempertimbangkan dan membentuk pendapat atas dasar karakteristik karakteristik pengirim (sumber),
Terutama kredibilitas-nya. Kredibilitas didasarkan “keahlian” seseorang dalam bidang yang sedang dikomunikasikan dan tingkat kepercayaan seseorang bahwa orang tersebut akan mengkomunikasikan kebenaran.

Keadaan membela diri. Perasaan membela diri pada pengirim, penerima berita atau keduanya juga menimbulkan hambatan hambatan komunikasi.Keadaan membela diri seseorang mengakibatkan ekspresi wajah,gerakan tubuh, dan pembicaraan tertentu, dan sebaliknya meningkatkan tingkat pembelaan di pihak lain. Jadi akan timbul rantai reaksi defensif.

Pendengaran lemah. Manajer perlu belajar mendengar secara efektif agar mampu mengatasi hambatan ini.
Ketidaktepatan penggunaan bahasa. Salah satu kesalah terbesar yang di buat dalam komunikasi adalah anggapan bahwa pengertian terletak dalam kata kata yang digunakan.
Karena berbagai hambatan organisasional dan antar pribadi, komunikasi efektif tidak dapat dibiarkan begitu saja. Manajer harus memainkan peranan penting dalam proses komunikasi, di mana hanya dengan cara itu kemudian dapat diambil langkah langkah untuk meningkatkan efektivitas komunikasi.
Berikut cara cara mengatasi hambatan tersebut
1.    Penggunaan umpan balik
Peralata penting pengembangan komunikasi lainya adalah penggunaan umpan balik berita berita yang di kirim. Komunikasi dua arah ini memungkinkan proses komunikasi berjalan lebih efektif.

2.    Menjadi komunikator yang lebih efektif
Teknik teknik komunikasi yang jelek mengganggu banyak manajer, seperti halnya mengganggu hubungan mereka dengan para  bawahannya di luar pekerjaan. Oleh karena itu latihan latihan dalam penulisan dan penyampaian berita secara lisa perlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman akan symbol symbol, penggunaan bahasa, pengutaraan yang tepat dan kepekaan terhadap latar belakang penerima berita.

3.    Pedoman komunikasi yang baik
American Management Associations (AMA) telah menyusun sejumlah prinsip prinsip komunikasi yang disebut “The Ten Commandments of Good Communication” sepuluh pedoman ini disusun untuk meningkatkan efektifitas komunikasi.
      isinya adalah:
i)     Cari gagasan gagasan terlebih dahulu sebelum dikomunikasikan.
ii)    Teliti tujuan sebenarnya terjadi komunikasi
iii)   Pertimbangkan keadaan phisik dan manusia keseluruhan kapan saja komunikasi akan dilakukan
iv)   Konsultasikan dengan pihak pihak lain, bila perlu, dalam perencanaan komunikasi.
v)    Perhatikan tekanan nada dan ekspresi lainnya sesuai isi dasar berita selama berkomunikasi.
vi)   Ambil kesempatan, bila timbul, untuk mendapatkan segala sesatu yang membantu atau umpan bali.
vii) Ikuti lebih lanjut komunikasi yang telah dilanjutkan
viii)        Perhatikan konsistensi komunikasi.
ix)   Tindakan atau perbuatan harus mendorong komunikasi
x)    Jadilah pendengar yang baik, komunikasi tidak hanya untuk dimengerti, tetapi untuk mengerti.

4 . Implikasi Manajerial
Kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat mengacu ke beberapa aspek dan salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial
Dalam manajerial / manajemen implikasi terbagi menjadi 2 yaitu :
1. Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
2. implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
Secara garis besar, implikasi manajerial memiliki arti proses pengambilan keputusan partisipatif dalam organisasi manajerial yang baik. 

Implikasi manajerial Komunikasi
Komunikasi memiliki peran yang penting dalam system manajerial, seperti contoh nya untuk merumuskan beberapa hal, manajer harus melakukan komunikasi dengan bawahan bawahan nya agar memperoleh suatu keputusan yang paling baik.







C. Penutup
Sebagai makhluk sosial, tentunya komunikasi memang sangat penting bagi kita. Karena di dalam kehidupan, kita selalu saling membutuhkan satu sama lain. Dan dengan komunikasi kita bias saling memenuhi kebutuhan itu, tentunya begitu pula peran komunikasi dalam organisasi. Manajer / atasan pun juga butuh berkomunikasi dengan bawahannya untuk memperoleh informasi guna mengambil keputusan, begitu pula dengan bawahan juga butuh berkomunikasi dengan atasannya untuk mengetahui apa yang perlu mereka lakukan.

D. Daftar Pustaka
Hani Handoko, Dasar-dasar  Manajemen Produksi dan Operasi,
BPFE – Yogyakarta, 1984.
-------, Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia, Penerbit
Liberty, 1985.
William H.Newman, Administrative Action : The Techniques of Organization and Management, Prentice – Hall, Inc., New York,
1951.
William H.Newman, E. Kirby Warren & Jerome E.Schne, The Process of Management : Strategy, Action , Result, edisi kelima,
Prentice-Hall, Inc., New York, 1982.
William F.Glueck, Management, The Dryden Press, Hinsdale, Illinois,
1977.